chocolate

chocolate
love it

Sabtu, 19 Januari 2013

sembari ku duduk

sembari ku duduk, ku berpikir
apakah aku seharusnya sama seperti mereka?
apa ini memang jalan yang baik?
ketika aku sudah tak dianggap lagi
ketika pertanggung jawaban itu hilang
ketika kata ayah dan anak sudah tak lagi ada

haruskah aku bisa menahannya?
semua kenangan telah habis terbakar amarah
kecupan sayang itu perlahan-lahan terhapus dari pipi bulat ini
anak kesayangan yang menjadi predikatku selama 15 tahun
sudah tergantikan

oh ayah
dapatkah kau mendengar jeritan hatiku?
dapatkah kau tahu bahwa ku sangat rindukanmu?
tak bisa kah tangisaku ini menggerakkan hatimu?
apa yang sebenarnya tlah kuperbuat sampai teganya kau perlakukan aku seperti ini?
ku mohon lepaskan rasa bencimu kepadaku
tak apa bila kau memang ingin melepaskan tanggung jawabmu kepadaku
tapi tolong sayangi aku seperti dulu

dan
ya
aku mengerti
mengerti 1 hal
kita sudah berbeda
kau punya keluargamu
dan aku punya ibu
bagaimana pun kau membenciku
aku tetap menyayangimu
dari lubuk hatiku yang terdalam
terima kasih ayah
kau telah mengajarkanku

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar